Al-Quran memiliki beberapa ayat yang berkaitan dengan konsep menyampaikan kebenaran, bersaksi, dan membuat pernyataan yang jelas. Ayat-ayat ini boleh diinterpretasikan secara lebih luas untuk mencakup tindakan membuat pengistiharan, tergantung pada konteksnya.
Berikut beberapa contoh ayat yang relevan dengan konsep tersebut:
* Surah Al-Baqarah (2): Ayat 159:
> إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَىٰ مِن بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ ۙ أُولَٰئِكَ يَلْعَنُهُمُ اللَّهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللَّاعِنُونَ
"Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Kitab, mereka itulah yang dilaknat Allah dan dilaknat oleh semua (makhluk) yang melaknat."
Ayat ini menekankan pentingnya menyampaikan kebenaran dan tidak menyembunyikannya setelah dijelaskan kepada manusia.
* Surah Ali Imran (3): Ayat 187:
> وَإِذْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ لَتُبَيِّنُنَّهُ لِلنَّاسِ وَلَا تَكْتُمُونَهُ فَنَبَذُوهُ وَرَاءَ ظُهُورِهِمْ وَاشْتَرَوْا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۖ فَبِئْسَ مَا يَشْتَرُونَ
> "Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu): "Hendaklah kamu benar-benar menerangkannya kepada manusia, dan janganlah kamu menyembunyikannya," lalu mereka melemparkannya ke belakang punggung mereka dan menukarnya dengan harga yang sedikit. Amat buruklah tukaran yang mereka beli itu."
Ayat ini juga memerintahkan untuk menjelaskan isi kitab (kebenaran) kepada manusia dan melarang menyembunyikannya.
* Surah An-Nahl (16): Ayat 125:
> ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk."
Ayat ini memerintahkan untuk menyeru kepada jalan Allah dengan cara yang bijaksana dan memberikan pelajaran yang baik, yang juga boleh melibatkan penyampaian pernyataan atau pengistiharan yang jelas.
JALAN ALLAH IALAH JALAN YANG LURUS IAITU "YANG DIBERSIHKAN DARIPADA SEBARANG SYIRIK"
42.Surah Ash-Shūraá ayat 51
Dan tidaklah layak bagi seseorang manusia bahawa Allah berkata-kata dengannya kecuali dengan jalan wahyu (dengan diberi ilham atau mimpi), atau dari sebalik dinding (dengan mendengar suara sahaja), atau dengan mengutuskan utusan (malaikat) lalu utusan itu menyampaikan wahyu kepadanya dengan izin Allah akan apa yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi keadaanNya, lagi Maha Bijaksana.
42.Surah Ash-Shūraá ayat 52
Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) - Al-Quran sebagai roh (yang menghidupkan hati perintah Kami; engkau tidak pernah mengetahui (sebelum diwahyukan kepadamu): apakah Kitab (Al-Quran) itu dan tidak juga mengetahui apakah iman itu; akan tetapi Kami jadikan Al-Quran: cahaya yang menerangi, Kami beri petunjuk dengannya sesiapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) adalah memberi petunjuk dengan Al-Quran itu ke jalan yang lurus,
42.Surah Ash-Shūraá ayat 53
Iaitu jalan Allah yang memiliki dan menguasai segala yang ada di langit dan yang ada di bumi. Ingatlah! Kepada Allah jualah kembali segala urusan.
NABI MUHAMMAD SAW HANYA MENYERU KEJALAN YANG LURUS IAITU "YANG DIBERSIHKAN DARIPADA SEBARANG SYIRIK"
23.Surah Al-Mu'minūn ayat 73
Dan sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) hanya menyeru mereka ke jalan yang lurus;
JALAN YANG LURUS YANG DIMAKSUDKAN IALAH SEPERTIMANA FIRMAN ALLAH PADA
15.Surah Al-Ĥijr ayat 39
Iblis berkata: " Wahai Tuhanku! Kerana Engkau telah menjadikan daku sesat, (maka) demi sesungguhnya aku akan memperelokkan segala jenis maksiat kepada Adam dan zuriatnya di dunia ini, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya,
15.Surah Al-Ĥijr ayat 40
"Kecuali di antara zuriat-zuriat Adam itu hamba-hambaMu yang dibersihkan dari sebarang syirik".
15.Surah Al-Ĥijr ayat 41
Allah berfirman: "INILAH SATU JALAN YANG LURUS, YANG TETAP AKU MEMELIHARANYA.
15.Surah Al-Ĥijr ayat 42
"Sesungguhnya hamba-hambaKu, tidaklah ada bagimu sebarang kuasa untuk menyesatkan mereka, kecuali sesiapa yang menurutmu dari orang-orang yang sesat (dengan pilihannya sendiri).
23.Surah Al-Mu'minūn ayat 74
Dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat, sudah tentu tidak mengikuti jalan yang lurus itu
23.Surah Al-Mu'minūn ayat 75
Dan sekiranya Kami menaruh belas kasihan kepada mereka serta Kami hapuskan kesusahan yang menimpa mereka, nescaya mereka akan tetap terus meraba-raba dalam kesesatan mereka yang melampaui batas itu.
URUSAN MEMBERI PANDUAN YANG MENERANGKAN JALAN YANG LURUS
16.Surah An-Naĥl ayat 9
Dan kepada Allah jualah tertentunya urusan memberi panduan yang menerangkan jalan yang lurus; dan di antara jalan-jalan yang dituju ada yang terpesong dari kebenaran; dan jika Ia kehendaki, tentulah Ia memberi petunjuk kepada kamu semua (yang menyampaikan ke jalan yang lurus itu).
JIKA TIDAK DIPIMPIN OLEH ALLAH, MANUSIA TIDAK MAMPU UNTUK MEMPEROLEHI PETUNJUK
Firman Allah
7.Surah Al-'A`rāf ayat 43
Dan Kami cabutkan segala dendam dan hasad dengki dari hati mereka, (di dalam Syurga) yang mengalir beberapa sungai di bawah (tempat) masing-masing, dan mereka pula bersyukur dengan berkata: "Segala puji tertentu bagi Allah yang telah memberi hidayah petunjuk untuk (mendapat nikmat-nikmat) ini, padahal Kami tidak sekali-kali akan memperoleh petunjuk kalau Allah tidak memimpin kami (dengan taufiqNya); sesungguhnya telah datang Rasul-rasul Tuhan kami dengan membawa kebenaran". Dan mereka diseru: "Itulah Syurga yang diberikan kamu mewarisinya dengan sebab apa yang kamu telah kerjakan".
JIKA ALLAH TIDAK PIMPIN DAN BERIKAN PETUNJUK, MAKA AKAN MENJADILAH ORANG YANG SESAT
Kemudian apabila dilihatnya bulan terbit (menyinarkan cahayanya), dia berkata: "Inikah Tuhanku?" Maka setelah bulan itu terbenam, berkatalah dia: "Demi sesungguhnya, jika aku tidak diberikan petunjuk oleh Tuhanku, nescaya menjadilah aku dari kaum yang sesat".
(6.Surah Al-'An`ām ayat 77)
ORANG YANG ALLAH JANJI UNTUK PIMPIN MEREKA KAJALAN YANG LURUS IAITU MENJADI SEORANG YANG DIBERSIHKAN DARIPADA SEBARANG SYIRIK IALAH SEPERTI YANG TERDAPAT DIDALAM FIRMAN ALLAH PADA
4.Surah An-Nisā' ayat 66
Dan sesungguhnya kalau Kami wajibkan kepada mereka (dengan perintah):
"BUNUHLAH DIRI KAMU SENDIRI, ATAU KELUARLAH DARI TEMPAT KEDIAMAN KAMU"
NESCAYA MEREKA TIDAK AKAN MELAKUKANNYA, KECUALI SEDIKIT DARIPADA MEREKA
Dan sesungguhnya kalau mereka amalkan nasihat pengajaran yang telah diberikan kepada mereka, tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih meneguhkan (iman mereka).
4.Surah An-Nisā' ayat 67
Dan (setelah mereka melakukan seperti yang dikehendaki oleh Allah), tentulah Kami akan berikan kepada mereka - dari sisi Kami - pahala balasan yang amat besar;
4.Surah An-Nisā' ayat 68
DAN TENTULAH KAMI PIMPIN MEREKA KE JALAN YANG LURUS.
* Surah Al-Ma'idah (5): Ayat 48:
> وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَاحْكُم بَيْنَهُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ ۚ لِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مِنكُم شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
> "Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dari kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kamu kembali semuanya, lalu diberitakan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan."
Ayat ini menekankan penyampaian kebenaran yang terkandung dalam Al-Quran dan perintah untuk memutuskan perkara berdasarkan wahyu Allah.i
prinsip menyampaikan kebenaran, bersaksi dengan jujur, dan menjelaskan sesuatu kepada orang lain adalah nilai-nilai penting dalam Islam yang tercermin dalam berbagai ayat Al-Quran. Konsep pengistiharan boleh difahami sebagai implementasi dari prinsip-prinsip ini dalam konteks yang lebih luas.
UNTUK MENGULANGKAJI DENGAN AI YANG DILATIH (MUSYRIF DIGITAL ANDA), SILA KLIK LINK DIBAWAH
https://iktiqaddantauhid.blogspot.com/2026/08/musrif-digital-anda.html
Ulasan